oleh

Warga Keluhkan Jalan Lingkar Danau Rusak Parah

Reporter : Obeth Kapita

POSO – Warga Sulawesi Tengah mengeluhkan kondisi ruas jalan Lingkar Danau Poso bagian barat rusak parah. Jalan rusak tersebut merupakan ruas jalan yang menghubungkan kecamatan Pamona Puselemba, Pamona Barat dan Pamona Selatan Kabupaten Poso, juga jalan alternatif yang dlintasi pengguna jalan dari Sulawesi Selatan ke Sulawesi Tengah atau Sebaliknya.

Jalan yang panjangnya 60 km tersebut, melewati beberapa titik area Parawisata yang terkenal baik secara Nasional maupun secara Internasional yaitu taman anggrek Bancea, panorama danau bukit Padamarari, pantai indah siury dana Pantai Indah Salopa.

Ruas jalan rusak terlihat dari desa Toinasa hingga desa Pendolo, mulai lubang berukuran kecil hingga besar mirip tebat ikan berada ditengah ruas jalan ini sudah puluhan tahun.

Baca juga:

Tidak heran jika Julius Tobondo, salahsatu warga desa Pendolo pada berita desa.online mengatakan bahwa ia pernah berinisiatif untuk beramai-ramai menanam pohon pisang ditengah jalan demi mendapat perhatian pemerintah Sulteng.

Menurut Julius, sejak tsunami Palu tahun 2018 dan merebaknya covid 19 peningkatan ruas jalan Tonusu-Pendolo hanya sekitar 9 Km yang sempat dibangun mutu peningkatan jalan yaitu dari desa Tonusu dan pantai Siury tahun anggaran 2017 dan 2018. Sejak dari itu tidak ada lagi pembangunan terlihat selain proyek pemeliharaan yang sifatnya sementara.

“Kondisi kerusakan ruas jalan ini sudah sangat parah, kami berharap eksekutif maupun legislatif provinsi Sulteng segera membenahi, agar tidak terkesan mengabaikan urat nadi kehidupan masyarakat diseputaran danau Poso” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed