oleh

Walau Hujan Deras, KAMMI Komisariat Cilangkahan Tetap Semangat Galang Dana untuk Korban Banjir Cilangkahan Lebak

LEBAK- Menjelang akhir tahun 2020, Kabupaten Lebak kembali diguyur hujan dengan curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan terjadinya banjir di sebagian wilayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Merespon kejadian tersebut, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) KOMISARIAT CILANGKAHAN tertergerak untuk melakukan assesment lokasi banjir dan Aksi Penggalangan Dana untuk membantu para korban yang terkena dampak banjir.

Berdasarkan hasil assesment di wilayah korban banjir Cilangkahan, dan menghimpun berbagai sumber, Total rumah yang terkena bencana alam berjumlah 1.200 unit, dengan rusak berat sebanyak 42 unit. Bahkan ada santri hanyut karena derasnya air Sungai Cikangkahan. Dua bisa diselamatkan dan satu lagi ditemukan meninggal.

KAMMI Komisariat Cilangkahan melakukan survey terlebih dahulu ke tiga Lokasi titik yg terdampak Banjir paling parah yaitu Daerah Cipedang Kecamatan wanasalam, Kp lewi Muja kecamatan Cikesik, dan Pondok Pesantren Al-Mu’min yg berada di Kecamatan Cikesik.

Selain itu KAMMI Cilangkahan melakukan Aksi penggalangan dana berlangsung dibeberapa titik yaitu Pasar Malingping, Alun – alun malingping dan Pasar Simpang.

Baca juga:

“Meski berlangsung dengan kondisi hujan yg deras tak menyurutkan semangat Kader Kammi Cilangkahan dan para relawan yg ikut melakukan Aksi Penggalangan Dana tersebut.” Kata Siti Julaeha Ketua Ummum KAMMI Cilangkahan.

“Saya sangat mengapresiasi pengabdian relawan KAMMI Cilangkahan.” Tambah Julaeha.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed