oleh

Tingkatkan Tataguna Air, Dinas Pengairan Mukomuko Benahi Irigasi Bendung Manjunto

Reporter : Rahmadsyah Sipahutar

MUKOMUKO – Harapan petani desa lubuk gedang dan desa Tanjung Alai akhirnya terwujud, persoalan air untuk sawah mereka yang selama ini dikhawatirkan telah usai dengan adanya perbaikan dan pembangunan saluran irigasi Bendung Manjunto oleh dinas pengairan/UPTD Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko.

Hal tersebut isampaikan pak Joni Candra seorang petani yang berdomisili di Desa Lubuk Gedang kepada Berita Desa Online beberapa waktu lalu.

“Saya dan kawan-kawan petani didesa lubuk gedang merasa gembira, karena saluran irigasi yang dibangun dan direhab ini nantinya akan maksimal untuk mensuplai air ke persawahan kami, dan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan serta perhatian kepada para petani desa lubuk gedang” Katanya.

Baca juga:

Hal senada juga disampaikan Abuklis petani Desa Tanjung Alai.

“Jika musim kemarau tiba, saya sudah mulai khawatir dengan padi disawah, apakah berhasil panen atau tidak, karena terbatasnya air untuk sawah yang sedang saya tanam padi tapi dengan adanya pembangunan dan perbaikan irigasi untuk persawahan desa kami, sekarang saya merasa lega, semoga nanti bisa berjalan sesuai dengan harapan para petani ” ungkapnya.

Sementara itu Dinas Pengairan Mukomuko melalui Kepala UPTD Lubuk Pinang Hasan Azhari ST ketika dikonfirmasi Berita Desa online menjelaskan pembangunan dan rehab irigasi bertujuan untuk memperbaiki saluran irigasi yang sudah rusak-rusak terutama pelapis-pelapisnya serta pembangunan saluran air/irigasi yang baru untuk areal persawahan di Desa Tanjung Alai dan Desa
Lubuk Gedang seluas 52 hektar.

Sebenarnya perencanaan awal desa Tanjung Alai dan desa Lubuk Gedang tidak masuk dalam rencana/skema pembangunan dan rehab saluran irigasi, akan tetapi petani desa tersebut meminta agar sawah mereka juga mendapat perhatian, dan kami bersyukur karena pemerintah pusat/kementrian pertanian merekomendasikan dan mengakomodir keinginan permintaan petani didua desa itu untuk direalisasikan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed