oleh

Tanggapi Statmen Komunas Soal PKL Pasar Subuh, Disperindag Lebak Klaim Akan Lakukan Penataan

LEBAK – Menanggapi statnen elemen masyarakat Komunitas Aspiratif (Komunas) yang mengatakan bahwa membludaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Subuh Rangkasbitung, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Lebak, Dedi Rahmat menjelaskan, hingga saat ini belum ada aturan atau regulasi untuk penempatan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Dikatakan Kadisperindag Lebak, Selasa (23/3/2021) dalam waktu dekat ini belum ada rencana relokasi untuk pedagang K5 karena lokasinya belum ada.

Terkait kemungkinan dilakukannya relokasi PKL, Dedi Rahmat mengaku belum bisa berstatmen karena belum ada perintah atau langkah-langkah pimpinan untuk relokasi PKL.

Baca juga:

“Belum bisa berstatmen terkait pelegalan lokasi PKL, karena harus konsul dengan Sekda. Disperindag hanya sebatas mendata PKL yang ada saat ini,” kata dia.

Menurutnya, kalau belum ada tenpat untuk relokasi maka tidak bisa dibuat regulasi.

Dirinya sepakat bahwa PKL tidak harus dihilangkan, karena menyangkut penghidupan keluarga PKL itu sendiri.

“Penempatan PKL saat ini hanya sebatas kebijakan, misalnya PKL di Pasar Subuh Rangkasbitung boleh berjualan hanya sampai jam 06.00 WIBB,” jelas Kadisperindag Lebak, Dedi Rahmat saat diwawancarai awak media.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed