oleh

Sepuluh Pegawai Disdukcapil Lebak Banten Positif Copid, Layanan Online dan Offline Ditutup Sementara

REDAKSI

LEBAK – Layanan kependudukan seperti pembuatan KTP, KK dan Akte kelahiran pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lebak dihentikan selama 14 hari.

Informasi ini disebar akun facebook dinas tersebut, sejak 5 September kemarin.

“Mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lebak untuk sementara pelayanan administrasi kependudukan baik online maupun offline seperti pembuatan ktp-el, kartu keluarga, akta kelahiran, kartu identitas anak, update data online dan lain-lainnya dihentikan dulu sementara yah selama 14 hari,” demikian informasi yang diunggah akun facebook disdukcapil tersebut.

BACA JUGA : Innalillahi, Telah Berpulang, Ketua DPRD Lebak

YG INI BACA JUGA : Diterjang Banjir, Dua Jembatan Penghubung Desa di Kec. Cibeber Kab. Lebak Hancur
.
Sementara itu, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyebutkan sebanyak 10 pegawai Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil tersebut didapatkan dari hasil tes swab yang dilakukan pekan lalu.

Pelayanan kantor Disdukcapil terpaksa ditutup sementara akibat penyebaran Covid-19 itu. Saat ini, semua ruangan hingga halaman dilakukan penyemprotan cairan disinfektan guna mencegah pandemi Covid-19.

Selama ini, penyebaran Covid-10 di Kabupaten Lebak terus bertambah. Penemuan kasus 10 pegawai Disdukcapil tersebut berdasarkan hasil tes  swab setelah seorang pegawai dinyatakan positif Covid-19. Penderita Covid-19 menjalani isolasi mandiri di kediamannya selama 14 hari.

“Kami menyatakan Lebak kembali berstatus zona merah Covid-19 setelah dua hari menjadi zona oranye,” katanya.

Sudah Dilakukan Tracking

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak Triatno Supiono mengatakan saat ini melakukan tracking dengan tes swab kepada

TONTON JUGA :

>>>>>BERLANJUT KE HALAMAN >>>>>>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed