oleh

Polisi Dalangi Judi Sabung Ayam di Desa Meko, Ternyata Hoax

Poso – Beberapa pekan silam tersebar isu di media bahwa oknum polisi hadiri dan ikut sebagai  pengamanan judi sabung ayam  di desa Meko Kecamatan Pambar Kabupaten Poso, Sulteng.

Isu tersebut mendapat bantahan dari warga setempat, salahsatunya Robert Jeka. Ia mengatakan bahwa berita itu adalah berita bohong atau hoax.

Katanya, judi sabung ayam termasuk hobi segelintir  warga Meko dan sekitarnya,  tidak dipungkiri penyakit masyarakat ini dulunya sering dilakukan oknum warga, tapi selama pandemi covid 19 aksinya tidak lagi terdengar  karena selalu di komplain sebagian besar warga dan di buru akan ditangkap aparat polisi setempat.

Lanjutanya, kalaupun masih ada saat ini, giatnya dilakukan jauh dari pemukiman penduduk yang  dilakukan kecil-kecilan, taruhan puluhan ribu rupiah, sekedar menyalurkan hobi  dan berpindah-pindah, tanpa sepengetahuan aparat Polisi.

Baca juga:

“Jika dikatakan judi ayam sudah menjadi rutinitas warga   setiap hari, apalagi  meresahkan  seluruh warga desa Meko, itu semua  bohong, apalagi situasi sedang pandemi ini, dari mana warga mendapatkan uang untuk berjudi tiap hari?” tegasnya.

Menyinggung adanya keterlibatan oknum polisi,   Robert menepisnya, katanya itu berita hoax juga.

“Sesuai pantauan kami sebagai warga, tidak mungkin Polsek Pambar terlibat hadir dan mengamankan perjudian sabung ayam, sebab polsek sibuk dengan pengamanan covid 19, yang mana daerah kami  yang sudah masuk zona merah sejak  desember tahun lalu, lagian ngapain mereka urus judi yang hanya taruhan puluhan ribu dengan mempertaruhkan jabatan, itu semua bohong.” Kata Robert.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed