oleh

Penghasilan Warung Makan di Kepulauan Tanimbar Maluku, Menurun

DAMIAN

TANIMBAR MALUKU – Warung makan “Ade Kaka” yang berlokasi di Jalan Pasar Omele Ujung, Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar masih terlihat lengang walau jam sudah menunjukan pukul 12.25 waktu Indonesia Timur.

Warung ini sebelumnya sangat ramai dikunjungi oleh warga baik untuk makan maupun sekedar minum kopi.

Kabupaten Kepulauan Tanimbar merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Maluku masih dalam zona hijau. Namun dampak secara global dari virus corona (Covid-19) telah berdampak pada ekonomi warga. Apalagi sejak adanya pemberlakuan Pembatasan Soial Berskala Besar (SBB) di Kota Ambon beberapa waktu lalu, mempengaruhi mobilisasi warga baik melalui transportasi udara maupun transportasi laut.

BACA JUGA: Curhat Penjual Kopi Cantik : Ekonomi Ambruk, Utang Numpuk

INI JUGA BACA YA : Jadi Korban PHK, Pemuda di Pandeglang ini Malah Jadi Pengusaha

Dalam wawancara dengan Kezia Tati Nindiani, pemilik Warung Ade Kaka, terungkap bahwa sebelum ada Pandemi Virus Corona atau yang dikenal Covid -19, pendapatannya bisa mencapai Lima Juta Rupiah per hari. Namun setelah Pandemi ini muncul pendapatannyapun sudah tidak menentu.

Saat ini kata Kezia, paling banyak sekitar satu Juta Rupiah per hari, itupun tidak tiap hari.

TONTON INI YA :

Pernah Seminggu Tak Ada Pelanggan Datang

Bahkan, Kezia berkisah pernah beberapa minggu yang lalu sama sekali tidak ada pemasukan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed