oleh

Pendapatan Anjlok, Pengusaha Warteg Asal Pemalang Jateng Tetap Milih Buka

SAMSUDIN


PEMALANG – Pandemi Virus Corona atau COVID 19 sudah enam bulan berlangsung, ternyata sangat berdampak negatif terhadap pengusaha warung tegal (warteg)

Seperti yang dituturkan salah satu pengusaha warteg, Is Londo (32). Pemiik warung yang berada di jalan Mangga Dua, Jakarta ini mengaku mengalami penurunan pendapatan yang sangat drastis.

“Ya semenjak ada informasi dari pemerintah bulan Maret hingga Agustus tentang COVID 19, pendapatan menurun, orang yang biasanya makan jadi gak pada keluar rumah dari pagi sarapan, makan siang bahkan sampai makan malam sekalipun.
jalanan sepi yang lewat jarang,” ucap is Londo, Kamizs (27/8/2020)

BACA JUGA : Pasar Desa, Gerakkan Ekonomi Desa Tanding Marga

BACA YG INI JUGA : Asnawi Daud Pengrajin Pintu Kusen Bertahan di Masa Sulit

Pemilik warteg ini mengaku, pelanggannya kebanyakan tukang ojeg , tukang becak, orang yang lewat mau ke pasar atau pulang dari pasar, tapi itu sebelum COVID 19. Kalau sekarang ada tapi satu dua orang.” keluhnya.

Untuk mempertahankan kelangsungan wartegnya, Is mengaku tak ada jalan lain selain tetap membuka warunf setiap hari. Terlebih lagi banyak warteg lain yang sudah tak lagi buka.

“Ya saya tetap jualan seperti biasa, buka pagi jam 06.00 tutup malem jam 24.00, Alhamdulillah rejeki sudah ada yang mengatur, ada aja yang beli walaupun tidak banyak, ” tutur Nur istri pemilik warung.

Yang Lain Tutup, Warteg ini Tetap Bertahan

Dia mengatakan tetap membuka warungnya meski ada covid 19 untuk bertahan mencari penghasilan guna keperluan sehari hari dan sekolah anaknya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed