oleh

Panen Bawang Merah, Pemerintah Desa Labu Undang Bupati

Reporter: Ferdy-Babel

BANGKA BELITUNG – Pemerintah Desa Labu Kec. Puding Kab. Bangka Prov. Kep. Bangka Belitung mengundang Bupati Bangka Mulkan, SH., MH yang didampinggi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bangka, Staf Ahli Bupati serta Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Kabupaten Bangka Elius Gani, SP, Perwakilan Bank Indonesia, Camat, Puding Besar, Kades Labu, Kepala Desa se- Kecamatan Puding Besar serta Ketua Gapoktan/Kelompok Tani Desa Labu Kabupaten Bangka untuk menghadiri Panen Perdana Bawang Merah di Desa Labu. (17/2/2021).

Pada kegiatan panen bawang merah ini juga turut hadir Kepala BPTP Balitbangtan Babel Dr. Suharyanto, SP., MP yang didampinggi oleh KSPP Ahmadi, SP., M.Sc pada hari ini Rabu (170221) menghadiri undangan panen bawang merah di Desa Labu, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka.

Baca juga:

“Ini merupakan suatu trobosan yang luar biasa, dimana petani kita harus mencari solusi utk p
Meningkatkan ekonomi keluarga pada masa pandemi Covid19 ini, dimana rata² perekonomian cendrung menurun,” ungkap Kepala Desa Labu Ahmad Zainudin disela kegiatan.
“Bawang merah yang memang menjadi kebutuhan kita sehari² sebagai bagian dari bumbu memasak, ternyata bisa tumbuh dengan subur di desa kita, serta kualitas yang tergolong bagus, sehingga ke depan kita akan mendorong masyarakat untuk membudidayakan lebih banyak lagi, seperti tanaman² holtikultura lainnya, dengan harapan dapat meningkatkan perekonomi keluarga.” Pungkas Kades Labu

Sementara itu didalam Sambutannya Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Elius Gani, SP menyampaikan bahwa kegiatan pengembangan bawang merah ini dibiayai dari anggaran DID tahun 2020 seluas 4 ha yg meliputi 6 kec, bantuan benih Varietas Bima Brebes, light trap, pupuk, dan pestisida. Kegiatan pengembangan bawang merah ini juga atas arahan Bupati Bangka dalam mengingkatkan pendapatan petani dimasa pandemi covid 19. Dengan adanya pengembangan tanaman tanaman semusim hortikultura seperti bawang merah ini maka dalam waktu 60 hari sudah bisa panen dan dapat meningktkan pendapatan petani menuju bangka sejahtera. Selain dari anggaran DID tahun 2020 kegiatan pengembangan bawag merah di Kabupaten Bangka juga mendapat bantuan dari Bank Indonesia seluas 1 ha yang ditanam di Desa Kemuja dan Desa Jade Bahren dengan produktivitas 6 – 8 ton, harga saat ini 30,000 ditingkat petani dan di Kota Pangkalpinang bisa mencapai 37 – 40 rb/kg. Pada masa pendemi covid 19 atau kuartal IV tahun 2020 menurut laporan BPS 2020 sektor pertanian mampu menyumbang 5% terhadap PDB Kabupaten Bangka.

Dalam sambutan dan arahannya Bupati Bangka menyampaikan terima kasih kepada Poktan INDO TANI dan Kepala Desa Labu serta Camat Puding Besar, karena bantuan pengembangan bawang merah yang diberikan oleh pemerintah bisa dlaksanakan dengan sebaik – baiknya dan hasilnya cukup mengembirakan dimana hasil ubinannya bisa mencapai 10 t/ha. Bupati merasa bangga dengan keberhasilan bantuan yg diberikan pemda, dimana komoditas bawang merah yang notabene merupakan komoditas yang masih awan bagi petani di Kabupaten Bangka, namun pada hari ini bisa dipanen bersama. Bupati Bangka juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BPTP Balitbangtan Babel yang selalu hari dalam rangka mendukung pengembangan pertanian di Kabupaten Bangka.

Menurut Mulkan pengembangan tanaman semusim dimasa pandemi covid 19 ini juga sesesuai dengan progrm pusat dalam rangka pemulihan ekonomi dimasa pandemic, dimana dalam waktu 3 bulan mulai dari persiapan lahan hingga masa panen tanaman bawang merah dapat meningkatan ekomomi dan daya saing serta dapat mengangkat perekonomian masyarakat. Namun demikian kegiatan ini harus tetap dikawal dan pembinaan sehingga keberhasilan terus dapat ditingkatkan ujar Bupati Bangka menutup sambutannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed