oleh

Murid Belajar Gunakan Sistem Daring, Penjual Paket Data di Madiun Ketiban Untung

SUGIANTO

MADIUN –  Kebijakan pemerintah mengenai belajar dengan sistim berbasis daring, mungkin menjadi keluhan bagi sebagian kalangan. Namun ternyata, disisi lain ini menjafi berkah tersendiri bagi penjual paket data.

Sistem pembelajaran daring (dalam jaringan) merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa tetapi dilakukan melalui online yang menggunakan jaringan internet. Guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah.

Rudi, salah satu retail paket data yang ikut merasakan peningkatan omzet di tengah pandemi. Konter pulsa yang beralamat di kelurahan Gebang ini mampu meraup omzet bahkan hingga puluhan juta.

BACA JUGA: Pasar Desa, Gerakkan Ekonomi Desa Tanding Marga

BACA YA : Curhat Penjual Kopi Cantik : Ekonomi Ambruk, Utang Numpuk

Kepada beritadesa.online, Rudi  menuturkan bahwa kebutuhan paket data meningkat tajam di tengah pandemi.  Tuntutan belajar daring menjadi pendorong masyarakat melakukan pembelian kuota data dengan nominal besar.

“Kalo biasanya hanya 5-6 juta per bulan, di tengah pandemi ini bisa mencapai omzet 12-14 juta, itu belum nilai aksesoris yang terjual,” jelasnya.

TONTON JUGA :


https://youtu.be/1waU6kxXsiU

Orangtua Mengeluh
Salah satu orangtua murid yang anaknya mengikuti sistem pembelajaran daring mengaku cukup kewalahan dengan aturan ini. >>>ke halaman selanjutnya…..

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed