oleh

Kisruh Antara Kades dan BPD, Pencarian DD Manjunto Jaya 2021 Molor

Reporter: Rahmadsyah Sipahutar

Mukomuko. Miskomunikasi antara Kepala Desa dan BPD Manjunto Jaya Kecamatan Air Manjunto Mukomuko semakin berlarut larut, hingga mengakibatkan APBDes tahun 2021 terlambat untuk diajukan, tenggat waktu 31 Maret batas terakhir pengajuan APBDes pun lewat, sehingga membuat Dinas PMD dan Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Mukomuko turun ke desa Manjunto Jaya untuk melakukan mediasi dan percepatan agar DD di desa tersebut dapat segera diajukan.

Hal ini terungkap dalam mediasi antara BPD dan Pemdes Manjunto Jaya yang berlangsung di kantor Desa Manjunto Jaya, Rabu (14/4/21). Dalam pertemuan tersebut Ketua BPD Sohirun menjelaskan ” Kami dari BPD berapa hari terakhir ini telah melakukan musyawarah dengan Pemdes untuk membahas beberapa point yang diminta BPD, dan kemarin Pemdes sepakat untuk memberikan apa yang telah disepakati bersama, karena kami dari BPD bekerja sesuai dengan tupoksi BPD sebagai kontrol kepada Pemerintah Desa” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa Kabupaten Mukomuko Gianto SH mengatakan” saat ini pemerintah daerah sudah memberikan motivasi agar DD segera dicairkan karena didalamnya terdapat BLT untuk masyarakat dan berbagai program kegiatan untuk pembangunan, dan kalau memang ada hal hal yang menjadi permasalahan dalam Laporan penggunaan dana desa ditahun sebelumnya, seharusnya BPD memberikan catatan catatan diLPJ tersebut untuk nantinya akan menjadi pemeriksaan oleh pihak kecamatan, inspektorat serta BPK dan tugas BPD sebagai kontrol bukan auditor ” tegas Gianto.

Baca juga:

Lebih lanjut Gianto menjelaskan ” Dalam dana desa ini ada program bantuan pemerintah pusat ke masyarakat kita dimasa Pandemi yakni BLT DD, dimana bantuan ini sudah ditetapkan oleh pemerintah desa dan masyarakat mengetahui bahwa mereka terdaftar sebagai penerima BLT, kan mereka sangat menantikan dan berharap agar BLT tersebut segera terealisasi, dan juga kalau Dana Desa ini tidak diambil tentu akan ada pemeriksaan oleh instansi terkait terhadap pemdes dan BPD karena BPD juga merupakan bagian dari pemerintah desa, untuk itu saya berharap agar kita semua bekerja dengan sebaik mungkin demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa kita ini” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kabid Pemdes M Fadly ” saat ini seluruh desa telah mengajukan Pencairan Dana Desa, tinggal 7 desa yang belum melakukan pengajuan, salah satunya desa Manjunto Jaya dan berharap pemerintah desa dan BPD dapat bersinergi demi kepentingan masyarakat karena persoalan APBDes adalah bukan persoalan antara Kades dan BPD, tetapi persoalan kita bersama untuk mensejahterakan masyarakat kita, karena tugas utama seorang pemimpin adalah bagaimana dia dapat mensejahterakan masyarakatnya” Ungkap Fadly.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed