oleh

Kehadiran PKBM LELEMUKU Menjadi Solusi Bagi Masyarakat Putus Sekolah di Kabupaten Kepulauan Tanimbar

Kepulauan Tanimbar – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) LELEMUKU yang beralamat di Jl. Telaga Desa Ridool Larat, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang dipimpin oleh Luther Stanley Wahilaitwan, SE, memberikan harapan dan kesempatan bagi masyarakat putus sekolah untuk dapat menuntaskan/menyelesaikan pendidikannya.

PKBM tersebut membuka dan menyelenggarakan Program Pendidikan Kesetaraan Paket A Setara SD, Paket B Setara SMP, Paket C Setara SMA/SMK, selain itu ada juga Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha, Pendidikan Keaksaraan dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM)

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) LELEMUKU berdiri sejak Maret 2015, dengan Kegiatan Utama adalah Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C yang merekrut siswa/warga belajar diwilayah Kecamatan Tanimbar Utara maupun Kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk menjangkau dan melayani masyarakat putus sekolah dengan tidak membatasi usia.

Dalam mensasar masyarakat yang putus sekolah dibeberapa kecamatan pada awal pendirian lembaga PKBM LELEMUKU banyak kendala dan permasalahan yang dihadapi diantaranya, Masih banyak angka putus sekolah baik yang masih usia sekolah (21 Tahun ke bawah) maupun usia 21 tahun ke atas di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,

Kurangnya pemahaman/kesadaran masyarakat terhadap keberadaan lembaga dalam menyelesaikan/menuntaskan wajib belajar pendidikan 12 tahun mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan menengah.

Kurangnya kepedulian pemerintah daerah/pemerintah desa dalam mendata dan mendorong masyarakat putus sekolah yang umumnya berada didesa untuk memanfaatkan keberadaan lembaga PKBM sebagai Lembaga Pendidikan Non Formal dalam menuntaskan angka putus sekolah sebagai mana diamantkan dalam UU SISDIKNAS No 20 Tahun 2003 (Bab VI Pasal 31) Jalur Pendidikan terdiri atas Pendidikan Formal, Nonformal dan Informal.

Letak geografis serta kondisi cuaca yang kadang – kadang ekstrim pada musim – musim tertentu mengakibatkan biaya operasional yang sangat tinggi dan beresiko dalam upaya mendata masyarakat putus sekolah yang berada pada wilayah – wilayah kepulauan.

Oleh karenanya PKBM LELEMUKU melakukan langkah-langkah strategis dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi diantaranya, melakukan sosialisasi kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat putus sekolah, membebaskan biaya pendidikan kesetaraan, merekrut tenaga tutor yang berpengalaman, memaksimalkan fungsi sekretariat sebagai pusat kegiatan belajar, membangun kemitraan dan kerja sama dengan pemerintah desa.

Dengan demikian sejak tahun 2015 sampai tahun 2020 jumlah siswa/warga belajar pendidikan kesetaraan yang terdata pada lembaga PKBM LELEMUKU meningkat mulai 50 orang siswa dan sampai tahun 2020 telah terdapodik 700 orang lebih siswa baik yang masih usia sekolah maupun diatas usia sekolah dengan jumlah rata-rata lulusan setiap tahunnya 100-150 orang, PKBM LELEMUKU telah berpengalaman dalam menyelenggarakan Ujian Nasional baik secara manual (UNKP) Tahun 2015-2017 maupun Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2018 – 2020

Selain menyelenggarakan Pendidikan Kesetaraan, PKBM LELEMUKU juga menyelenggarakan Pendidikan Kecakapan Wirausaha Budidaya Rumput Laut bagi siswa yang terdaftar maupun masyarakat umum, kegiatan Budidaya Rumput Laut ini selain menerima materi pembelajaran tetapi juga disertai dengan pemberian bantuan peralatan budidaya.

PKBM LELEMUKU juga sudah pernah di audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Tahun 2019 terkait dengan Bantuan Operasional Pemerintah (BOP) dengan hasil yang memuaskan. Selain itu juga PKBM LELEMUKU di libatkan dalam program – program pemberdayaan bersama dengan Pemerintah Daerah seperti Program Inovasi Desa (PID) baik di tingkat Desa, Kabupaten maupun Provinsi.

Di tengah – tengah masa pandemi covid – 19, PKBM LELEMUKU tetap melakukan proses belajar mengajar sesuai dengan Rombongan Belajar (Rombel) yang telah dibentuk di setiap desa dengan sistim belajar Mandiri dengan menggunakan modul dan panduan lainnya maupun kegiatan sistim tutorial, bekerjasama dengan para tutor yang telah di rekrut, serta melakukan pembagian alat belajar, masker dan handsanitizer pada peserta didik yang berada di setiap rombel.

Penghargaan yang pernah diraih oleh PKBM LELEMUKU antara lain :

Juara I Apresiasi GTK Paud Dikmas Tingkat Kabupaten Tahun 2018.

Juara I Apresiasi GTK Paud Dikmas Tingkat Provinsi di Ambon Tahun 2019.

Finalis Apresiasi GTK Paud Dikmas Tingkat Nasional di Provinsi Bangka Belitung Tahun 2019.

Peserta Workshop Program Inovasi Desa (PID) Tingkat Provinsi di Ambon Tahun 2018.

Dengan demikian, maka Pendidikan Non Formal seperti yang telah di selenggarakan oleh PKBM LELEMUKU menjadi SOLUSI bagi masyarakat Putus sekolah dan menghilangkan Praktek Ijazah Palsu, hal ini perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah untuk menekan angka putus sekolah dan menuntaskan Pendidikan Wajib Belajar 12 (Dua Belas) Tahun, serta mengurangi Angka Pengangguran yang mana sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar yaitu Sehat, Cerdas dan Berwibawa.

Bagi masyarakat yang ingin belajar di PKBM LELEMUKU bisa mendatangi alamat yang disebutkan di atas atau menghubungi nomor Tep/Hp admin PKBM (082399238444)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed