oleh

Diskusi SMSI bersama BPKN RI , Konsumen Harus Cerdas dan Kritis serta Memahami Hak dan Kewajiban

JAKARTA – Kali kedua, Forum Lingkar Merdeka menggelar diskusi bertajuk Keseimbangan Hak dan Kewajiban Konsumen, dalam rangka membangun keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat Indonesia”. Bertindak sebagai tuan rumah, Sekretariat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat yang terletak di Jalan Veteran II No. 7C Jakarta Pusat.

Kali ini diskusi digelar bersama Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI).

Hadir dalam diskusi Wakil Kepala Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN RI) Dr M Mufti Mubarok SH SSos MSi sebagai Keynote Speaker, Firdaus Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), narasumber DR Megawati Simanjuntak SPMSi BPKN RI, praktisi dihadiri oleh Didi M Rosyidi Komisaris Utama PT Jasa Tirta Energi (BUMN). Beberapa insan pers diantaranya Yoga salah satu perintis RMOL (Rakyat Merdeka Online), Versanews, berita fakta, organisasi masyarakat diwakili Novie dari organisasi masyarakat Rumah Pancasila, Edi Lazaro Lase Populis Indonesia, dan berbagai elemen masyarakat, Rabu sore (21/4/2021).

Baca juga:

Kegiatan diawali dengan uapan selamat datang dan terima kasih oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus.

Pada kesempatan tersebut, Firdaus yang juga merupakan owner dari Majalah Teras dan Group ini menyampaikan bahwa diskusi akan rutin dilaksanakan.

“Diskusi akan digulirkan secara rutin setiap minggu, mengusung berbagai topik, melibatkan seluruh elemen,” ujarnya

Firdaus berharap, walaupun diskusi dimulai dengan keterbatasan serta kondisi apa adanya, diskusi dapat terus menghasilkan informasi yang penting bagi masyarakat.

“Diskusi dengan keterbatasan dan kondisi apa adanya, tidak menghalangi kita untuk bersinergi melahirkan pemikiran, ide gagasan, usulan dan informasi penting yang berguna bagi masyarakat luas,” tutur Firdaus.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN RI), M Mufti mengatakan, seluruh warga negara Indonesia adalah konsumen, yang harus cerdas dan kritis terhadap produk yang dikonsumsi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed