oleh

Dinas Perindagkop Kabupaten Mukomuko Laksanakan Perda, Genjot PAD Melalui Pajak Tera

Reporter : Rahmadsyah Sipahutar

Mukomuko-Bengkulu. Untuk meningkatkan pendapatan Asli Daerah melalui pajak timbangan sawit, Dinas Perindagkop Kabupaten Mukomuko turun langsung “menjemput bola dilapangan” dengan menggelar pemeriksaan timbangan para toke sawit di kantor kecamatan Air Manjunto, Senin dan Selasa (7 & 8/6/21 ).

Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Mukomuko H.Herlian Saleh S.Sos M.Si yang dikonfirmasi terkait kegiatan ini mengatakan ” Dinas Perindagkop tahun ini menargetkan kontribusi PAD dengan total 150 juta yang diambil dari tera dan retribusi pasar sebagai tambahan dalam mendukung keuangan daerah dan berharap seluruh toke sawit untuk proaktif dalam berkontribusi untuk pembangunan daerah dengan membayarkan pajak melalui timbangan yang mereka miliki ” ujarnya.

Pemeriksaan timbangan sawit ini sudah diatur dalam oleh perda No.18 tahun 2019, dimana toke sawit harus diminta untuk mematuhi peraturan tersebut dengan melakukan pemeriksa tera yang mereka milik setahun sekali, dan jikalau tidak koperatif maka akan ada sanksi yang menanti ” untuk kedepan mungkin akan dilakukan razia kepada toke sawit, karena dalam perda itu ada konsekuensi hukumnya, sebab dalam amanat undang Undang-undang itu bagi yang tidak melaksanakan ada sanksi hukuman atau denda bagi mereka yang tidak patuh ” ungkapnya.

Lebih lanjut Herlian mengatakan ” saat ini kami dari dinas juga meminta bantuan melalui camat dan kepala desa untuk menghimbau para toke sawit diwilayah mereka agar timbangan sawit yang mereka miliki segera dilakukan tera, dan juga kami sangat berharap dukungan dari pihak eksekutif dan pihak legislatif untuk sekiranya memberikan perhatian dalam mendukung kinerja UPTD dari sisi anggaran demi kelancaran tugas serta petugas yang bekerja dilapangan nantinya, karena sekarang kita sudah memiliki UPTD Metrologi sendiri ” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Camat Air Manjunto Sardi SH yang dikonfirmasi terkait kegiatan pemeriksaan timbangan sawit oleh Dinas Disperindagkop diwilayahnya, kepada media ini mengatakan ” kegiatan ini tetap kita dukung dan sebanyak 42 surat pemberitahuan pemeriksaan timbangan sawit diwilayah kecamatan Air Manjunto sudah kita sampaikan kepada yang bersangkutan, dan berharap para toke sawit dapat berkerjasama dalam menstabilkan timbangan yang mereka miliki, sekaligus juga untuk menimbulkan kepercayaan masyarakat kepada timbangan mereka, yang sesuai dengan standar undang undang maupun dari pandangan agama serta sebagai bentuk kontribusi bersama dalam dukungan untuk membangun daerah melalui pajak tera ini, walaupun kecil inilah bentuk gotong royong dalam peran kita untuk membangun Kabupaten Mukomuko ” tutupnya.

Sementara itu Kepala UPTD Metrologi Legal Dinas Perindagkop Kabupaten Mukomuko Juni Prayogi S.Si mengatakan ” saat ini baru 5 kecamatan yang telah memberikan data para toke sawit yang ada di wilayahnya yakni Kecamatan Air Manjunto, Air Rami, Air Dikit, Lubuk Pinang dan kecamatan Ipuh dan kita berikan tambahan waktu sebulan bagi kecamatan yang belum memberikan data toke sawit dan jika tidak koperatif tentu ada sanksi sesuai peraturan yang ada dan UPTD tetap melakukan berbagai upaya untuk membidik potensi yang ada demi komitmen kita untuk menggenjot PAD Kabupaten Mukomuko. Diminta kepada para toke sawit dikabupaten Mukomuko untuk sukarela bekerjasama dengan Dinas ” jangan takut, jangan segan untuk melakukan tera, jangan harus menunggu kami turun kelapangan, kalau bisa datanglah kemari, kantor kami terbuka, mari tanamkan kesadaran dari diri sendiri untuk melakukan tera ini demi kontribusi kita didalam mendukung pembangunan kabupaten Mukomuko, karena pajak yang kita berikan adalah untuk membangun kabupaten Mukomuko yang semakin lebih baik lagi ” himbaunya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed