oleh

Dalami Dugaan Gratifikasi Kakanwil Kemenag Banten, Kepsek MTs di Lebak Dipanggil Kejati

Sebelumnya, ICW Minta KPK Telusuri Dugaan Gratifikasi Kakanwil Kemenag Banten

TIM REDAKSI

LEBAK – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten melalui Penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten melakukan pengumpulan data dan keterangan (puldaket) kepada 14 saksi terkait laporan dugaan pungutan liar (pungli) dan gratifikasi pada Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Banten, yang diduga dilakukan oleh Kepala Kemenag Banten A Bazari Syam.

Salah satu yang dipanggil untuk dimintai keterangan adalah Madrasah Tsawiyah MA,  Kab. Lebak, Banten.

Dari poto surat yang didapatkan redaksi media ini, Kejati Banten melalui surat tertanggal 24 September 2020 yang ditandatangani Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus, Sunarko, memanggil salah satu kepala Kepala MTs  swasta di Lebak tersebut  untuk dimintai keterangan.

*BACA JUGA : Soal Penurunan Pangkat Kakanwil Kemenag Banten, ICW : Menag Harus Lapor KPK

*BACA JUGA INI : Begini 4 Poin SK Menteri Agama Soal Penurunan Pangkat Kakanwil Kemenag Banten

Dalam surat itu disebutkan, pemanggilan tersebut terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam penyalahgunaan wewenang jabatan, pemotongan dana bantuan hibah sebesar 30 persen dan pengadaan barang/jasa telah dikondisikan pada Kantor Kemetrian Agama Banten tahun anggaran 2017-2018.

Pihak MTs Ngaku Belum Tau Terkait Masalahnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed