oleh

Dalam Waktu Dekat, DPRD Lebak Akan Panggil Bulog Terkait Pengadaan Daging Beku Untuk Masyarakat

LEBAK – DPRD Kabupaten Lebak dalam waktu dekat berencana akan segera memanggil Bulog Sub Divre Lebak Pandeglang. Pemanggilan tersebut tekait banyaknya aduan dari masyarakat tentang pengadaan Daging oleh Bulog yang dinilai tidak memberikan dampak positif bagi stabilitas harga daging di pasaran.

Siti Hodijah, Anggota komisi lll DPRD Lebak dari fraksi PDI Perjuangan mengatakan, DPRD Lebak secara pribadi dan lembaga menyayangkan peran Bulog di Lebak yang dinilai tidak epektif dalam menstabilkan harga khususnya daging. Padahal, ribuan ton daging sudah mereka datangkan, tapi masyarakat sendiri tidak bisa membeli secara langsung ke Bulog.

“Iya tentu kami sangat menyayangkan kejadian ini, harusnya Bulog melayani setiap masyarakat yang hendak membeli daging langsung ke Bulog,” kata Siti Hodijah.

Menurutnya, dia akan segera membicarakan hal ini dengan pimpinan, agar segera mengagendakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Bulog terkait pengadaan daging oleh Bulog kemana saja disalurkannya.

“Kita juga akan pertanyakan tentang keberadaan RPK di Lebak, apakah selama ini memberikan kontribusi terhadap stabilitas harga, sehingga mereka (RPK) ditunjuk sebagai tempat penjualan daging, karena tidak semua warga tahu keberadaan RPK di Lebak,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Rangkasbitung mengaku kecewa terhadap kebijakan bulog menolak dia dan warga lainnya yang ingin membeli daging sapi atau kerbau. Anong mengaku, dia sengaja datang dan ingin membeli daging di Bulog, karena harganya sedikit murah dibawah pasar. Sedangkan di pasar harga daging kerbau dan sapi saat ini sudah mencapai Rp 140 ribu dan diprediksi dua atau satu hari jelang lebaran pasti naik lagi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed