oleh

Curhat Penjual Kopi Cantik : Ekonomi Ambruk, Utang Numpuk

REPORTER : MAT DEWA
EDITOR : ACHMAD SYARIF

ACEH TIMUR – Ekonomi ambruk. utang pun numpuk. Mungkin semboyan ini cocok untuk menggabarkan kegelisahan, Julaiha, seorang tukang kopi yang berparas ayu dan biasa mangkal di dekat penimbangan sawit Desa Buket Seleumak Kec.Birem Bayeun Kab. Aceh Timur. Aceh.

Saat berbincang dengan beritadesa.online, Kamis (27/8) malam, Julaiha menuturkan penghasilannya yang turun akibat dampak pendemi copid.

Alih-alih dapat untung, kini Julaiha mengaku warungnya sepi, bahkan justru lebih banyak pelanggan yang berhutang.

BACA JUGA : Pasar Desa, Gerakkan Ekonomi Desa Tanding Marga

YG INI JUGA BACA : Imbas Pendemi Copid 19, Bengkel Elektronik Terancam Gulung Tikar

Kata dia, sebelum pendemi covid-19, rata-rata per harinya keuntungan Rp 100 – 150 Ribu sudah bisa dinikmatinya.

“Namun semenjak mulainya Pandemi Covid-19 hingga sekarang tanggal (28/08/2020) penghasilan untuk per harinya turun amat sangat drastis 70% dari penghasilan sebelumnya,” keluh Julaiha.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed