oleh

Budi Mansur, Anggota DPRD Majene Angkat Bicara Tentang Surat Edaran Larangan Mudik dari Bupati Majene Kalian Harus tahu

Reporter – Asdar Waris

MAJENE, SULAWESI – Budi Mansur, selaku anggota DPRD dan sekaligus Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Majene angkat bicara tentang surat edaran Bupati Majene yang melarang mudik hari raya idul fitri 1442 H. Selasa, (4/5/21).

Dalam surat itu kata Budi Mansyur, Bupati mengihimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan keluar/masuk wilayah Kabupaten Majene (mudik hari raya idul fitri 1442 H), kecuali yang berobat dan atau mendampingi keluarga kerumah sakit maksimal 2 orang pendamping dan dilengkapi dengan surat keterangan swab anti gen.

Menyikapi hal tersebut, Budi Mansyur berpendapat bahwa mudik tahun ini adalah momentum untuk bertemu keluarga. Selain itu perputaran ekonomi tetap bisa berjalan kalau mudik tetap diperbolehkan.

“Biarkan masyarakat kita katemu keluarganya. Alhamdulillah, Sulbar semua Kabupaten Menuju zona hijau, semoga semua sehat dan covid 19 hilang di bumi tercinta ini.” Kata Budi.

Lanjutnya, yang perlu kita perketat penerapan protokol kesehatannya di pasar, supermarket dan pusat perbelanjaan lainnya pasar yang selalu ramai.

“Kita berharap, dalam mudik ini, disamping silaturrahmi ke keluarga juga, perputaran ekonomi para sopir, ojek, becak akan menikmatinya. Pertumbuhan Ekonomi kita minus, biarkan kita berjalan dalam suasana new normal dan harus mematuhi protokoler kesehatan.” Tutup Budi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed