oleh

Bisa Berhasil Biayai Anak Jadi Sarjana, Pedagang Kue di Desa Kilon Minta Diperhatikan Pemerintah

Reporter : Damian

MALUKU – Seorang ibu rumah tangga di Kepulauan Tanimbar, Maluku, Rahmawati Rumahsera, mengubah nasibnya dari seorang petani bisa, kini bisa sukses menjadi pedagang UMKM kreatif di bidang kuliner jajanan lokal.

Rahmawati merupakan warga Desa Kilon, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sudah lima belas tahun yang lalu memulai usaha jualan makanan lokal berupa pisang goreng, ubi rebus, keladi rebus , ikan goreng dan petatas goreng. Ide kreatif tersebut muncul dari benaknya sendiri untuk meningkatkan ekonomi keluarga, mengingat penghasilan mereka sebagai petani hanya pas pasan untuk makan.

Rahmawati biasa menggelar jualannya di alun alun desa. Ketika ditemui media, ia menceritakan bahwa pada awalnya ia hanya berjualan eorang diri tanpa orang lain ikut berjualan dengannya.

Katanya, memang waktu itu sepertinya kurang ada respon dan peminat dari masyarakat, mungkin karena bahan makanan yang dijual adalah makanan lokal biasa, hasil panen dari kebunnya sendiri. Makanan seperti itu juga dijual oleh warga masyarakat lain.

“Waktu itu sepi, mungkin karena yang saya jual, kue biasa saja dan sudah banyak yang jual juga kue seperti ini.” Kata Rahmawati.

Walaupun demikian, semangat merubah dan meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga menjadi modal untuk tetap bertahan hingga kini, walaupun sudah ada ibu ibu yang lain yang turut serta menggelar dagangannya, ia tetap optimis bisa sukses berjualan. Apalagi untuk usahanya tidak butuh modal besar karena semua bahan bisa didapat dari hasil kebunnya sendiri dan untuk lauk tidak perlu membeli ikan tetapi bisa didapatkan melalui memancing atau menjaring.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed