oleh

Asnawi Daud Pengrajin Pintu Kusen Bertahan di Masa Sulit

REPORTER : MUKHTAR
EDITOR : ACHMAD SYARIF

PIDIE JAYA – Asnawi Daud (65), warga Desa Blang Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya Provinsi.Aceh adalah salah satu pengrajin meubelir mengaku hingga kini usahanya mengalami kelesuan. Kata Daud, penjualan produkntmya menurun hingga 50 persen.

Saat ditemui beritadesa.online,, Kamis (27/8/2020) pengrajin yang khusus membuat Pintu Tempahan, Jendela Tempahan dan usaha pembuatan kusen rumah ini mengaku, selain karena ada dampak dari pendemi copid 19, lesunya penjualan juga karena semakin sulitnya mendapatkan kayu meranti sebagai bahan baku produksinya.

“Kayu meranti itu sekarang sangat langka karena penjual kayu sangat susah mencari kayu meranti, padahal kebanyakan konsumen justru menyukai kayu jenis ini, ” kata Asnawi.

BACA JUGA : Pasar Desa, Gerakkan Ekonomi Desa Tanding Marga

BACA YG INI JUGA : Pasar Desa, Gerakkan Ekonomi Desa Tanding Marga

Dari Bujangan, Hingga Punya Anak 12

Asnawi mengaku sudah hampir 20 tahun mengelola usahanya tersebut, dari bujangan hingga kini sudah memiliki 12 anak.

Dia juga mengaku, dari penghasilan usahanya bisa menyekolahkan anaknya menjadi sarjana

.

TONTON JUGA VIDEO INI :

>>>>HALAMAN SELANJUTNYA>>>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed