oleh

Akibat Hujan Deras, Saluran Induk Ruas Kanan Bendung Manjunto Amblas

Reporter: Rahmadsyah Sipahutar

Mukomuko-Bengkulu. Hujan deras yang mengguyur kabupaten Mukomuko pada
hari Minggu telah menyebabkan Saluran induk ruas kanan Bendung Manjunto yang terletak didesa lalang luas kecamatan 5 Koto Kabupaten Mukomuko pada koordinat titik ruas BM2 BM3 tadi malam mengalami “sledding” atau penurunan, hingga mengakibatkan jebolnya sebagian saluran irigasi tersebut.

Hal ini disampaikan Kepala UPTD Pengairan Lubuk Pinang Hasan Azhari.ST kepada berita Desa Online diruang kerjanya,Senin (31/5/21) lebih lanjut mengatakan ” ruas yang mengalami penurunan ini sepanjang lebih kurang 30 meter dan lebar 4 meter dengan kedalaman 2 meter ini tidak mempengaruhi pelapis pada saluran irigasi bendung Manjunto, dan aliran air untuk 1 meter kubik masih bisa dialirkan cuma kalau dibiarkan terlalu lama, lambat laun nantinya dapat merusak pelapis diarea tersebut yang dampaknya bisa mengakibatkan gagal turun sawah bagi petani , dimana juga dampaknya akan sangat berpengaruh bagi seribu hektar persawahan petani disana” ungkapnya.

Dan kerusakan ini telah dilaporkan kepada pemerintah pusat melalui BWS Sumatera 7 untuk segera dilakukan perbaikan ” saya tadi pagi (Senin,31/5/21) sudah melaporkan kondisi ini kepada pemerintah pusat melalui BWS Sumatera 7 dan Alhamdulillah mendapat respon yang sangat baik, pihak BWS Sumatera 7 berjanji akan mengutamakan pekerjaan perbaikan saluran irigasi ini secepatnya, mudah mudahan di bulan Juni sudah dilakukan perbaikan, dan saya mengharapkan kepada petani dalam waktu dekat ini jangan dulu meminta air yang berlebihan selama waktu penanganan/perbaikan saluran irigasi ini, ya mungkin sekitar sebulan dan mohon kepada petani agak berhemat dalam menggunakan air dengan tidak memakai air melebihi dari 1 meter kubik perdetik memasukan air kedalam saluran tersier, dan mari sama sama kita saling mendukung agar kerusakan ini segera teratasi, sehingga nantinya petani dapat memperoleh air seperti semula ” tutupnya.

Respon cepat yang dilakukan UPTD Pengairan Lubuk Pinang dengan melaporkan kerusakan irigasi ini kepada pemerintah pusat melalui BWS Sumatera 7 sangat tepat dan cepat, karena sebentar lagi akan mulai masuk musim tanam bagi petani di didesa lalang luas dan sekitarnya, karena irigasi tersebut memiliki sentral penting bagi seribu hektar lahan pertanian dan semoga pemerintah pusat melalui BWS Sumatera 7 segera merespon kerusakan saluran irigasi ini, agar jangan sampai suplai air yang dibutuhkan para petani untuk menanam padi tidak terganggu nantinya, Semoga…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed